Perbedaan Air Bersih Dan Air Minum

  • Home
  • /
  • News
  • /
  • Perbedaan Air Bersih Dan Air Minum
AIR BERSIH

Air merupakan satu-satunya zat yang secara alami terdapat dipermukaan bumi dalam ketigawujudnya tersebut.Baik kualitas maupun kuantitas air harus dapat memenuhi kebutuhan kita, sebagian besar tanah air kita curah hujannya cukup tinggi. Oleh sebab itu dari segi kuantitas dibanyak tempat dinegara kita air tidak menjadi masalah, apalagi jika kita dapat mengelolanya dengan baik. Akan tetapi dari segi kualitas, air bersih kita semakin memperihatinkan. Sebenarnya apa itu air bersih?Air bersih dapat diartikan air yang memenuhi persyaratan untuk pengairan sawah, untuk treatment air minum dan untuk treatmen air sanitasi. Persyaratan disini ditinjau dari persyaratan kandungan kimia, fisika dan biologis. Atau memenuhi syarat sebagai berikut:

  1. Secara Umum: Air yang aman dan sehat yang bisa dikonsumsi manusia.
  2. Secara Fisik: Tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa.
  3. Secara Kimia:
    • PH netral (bukan asam/basa)
    • Tidak mengandung racun dan logam berat berbahaya.
    • Parameter-parameter seperti BOD, COD, DO, TS, TSS dan konductivitimemenuhi aturan pemerintah setempat.

Adapun parameter air dapat dikatakan bersih antara lain:

  1. Kesadahan (Hardness)Kesadahan merupakan petunjuk kemampuan air untuk membentuk busaapabiladicampur dengan sabun. Pada air berkesadahan rendah, air akan dapat membentuk  busa apabila dicampur dengan sabun, sedangkan pada air berkesadahan tinggi tidak akan terbentuk busa.Kesadahan sangat penting artinya bagi para akuaris karenakesadahan merupakan salah satu petunjuk kualitas air yang diperlukan bagi ikan. Tidak semua ikan dapat hidup pada nilai kesadahan yang sama. Dengan kata lain, setiap jenisikan memerlukan prasarat nilai kesadahan pada selang tertentu untukhidupnya.Disamping itu, kesadahan juga merupakan petunjuk yang penting dalam hubungannyadengan usaha untuk memanipulasi nilai pH.
  2. Alkalinitas Alkalinitas secara umum menunjukkan konsentrasi basa atau bahan yangmampumenetralisir kemasaman dalam air. Secara khusus, alkalinitas sering disebut sebagai besaran yang menunjukkan kapasitas pem-bufffer-an dari ion bikarbonat, dan sampaitahap tertentu ion karbonat dan hidroksida dalam air. Ketiga ion tersebut didalam airakan bereaksi dengan ion hidrogen sehingga menurunkan kemasaman dan menaikanpH. Alkalinitas biasanya dinyatakan dalam satuan ppm (mg/l) kalsiumkarbonat(CaCO3). Air dengan kandungan kalsium karbonat lebih dari 100 ppm disebut sebagaialkalin, sedangkan air dengan kandungan kurang dari 100 ppm disebut sebagai lunak atau tingkat alkalinitas sedang. Pada umumnya lingkungan yang baik bagi kehidupanikan adalah dengan nilai alkalinitas diatas 20 ppm.
AIR MINUM

Air minum adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum.Penyelenggara air minum adalah badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah, koperasi, badan usaha swasta, usaha perorangan, kelompok masyarakat dan /atau  individual yang melakukan penyelenggaraan penyediaan air minum.

Air minum yang aman bagi kesehatan apabila memenuhi persyaratan fisika, mikrobiologis, kimiawi dan radioaktif yang dimuat dalam parameter wajib dan paramater tambahan. Parameter wajib sebagaimana dimaksud merupakan persyaratan kualitas air minum yang wajib diikuti dan ditaati oleh seluruh penyelenggara air minum.

Untuk menjaga kualitas air minum yang dikonsumsi masyarakat dilakukan pengawasan kualitas air minum secara eksternal dan secara internal. Pengawasannya  melalui inspeksi sanitasi, pengambilan sampel air, pengujian kualitas air, analisis hasil pemeriksaan laboratorium rekomendasi dan tindak lanjut.

Berikut kami berikan link tabel parameter yang telah ditentukan Pemerintah terkait dengan Air Minum klik disini