Proses Pengolahan Air Baku

  • Home
  • /
  • News
  • /
  • Proses Pengolahan Air Baku
AERASI

Aerasi adalah suatu proses penambahan udara/oksigen dalam air dengan membawa air dan udara ke dalam kontak yang dekat, dengan cara menyemprotkan air ke udara (air ke dalam udara) atau dengan memberikan gelembung-gelembung halus udara dan membiarkannya naik melalui air (udara ke dalam air).Sumber lain menjelaskan bahwa aerasi adalah suatu proses atau usaha dalam menambahkan konsentrasi oksigen yang terkandung dalam air limbah, agar proses oksidasi biologi oleh mikroba akan dapat berjalan dengan baik.Dalam melakukan proses Aerasi ini perlu menggunakan alat yang dinamakan aerator. Prinsip kerja alat ini adalah untuk menambahkan oksigen terlarut di dalam air tersebut. Kemudian yang menjadi tugas utama dari aerator ini adalah memperbesar permukaan kontak antara air dan udara.

Proses Aerasi

Dalam proses aerasi ini yang perlu dilakukan adalah ketika Air baku diolah dari inlet sumur dalam yang berada di sekitar kantor PDAM dengan memakai pompa submersible yang mengalir ke inlet aerator melalui pipa, kemudian air tersebut disemprotkan melalui pipa utama dengan pipa belah.Pada saat itu air jatuh melalui tray-tray (nampan) yang berlubang yang bertujuan untuk menambah oksigen dalam air baku dan mengendapkan besi yang ada dalam air.Setelah itu air yang melewati tray selanjutnya air turun melalui pipa outlet aerator dan masuk ke dalam bak filter dan selanjutnya dapat didistribusikan. Sedangkan sumber lain menjelaskan ada 2 macam cara melakukan aerasi ini, yaitu sebagai berikut:

  1. Memasukkan udara ke dalam air limbah, dalam cara ini menggunakan sebuah benda yaitu Porous atau nozzle yang digunakan untuk memeasukan udara atau oksigen murni ke dalam air limbah.
  2. Memaksa air ke atas untuk berkontak dengan oksigen, Dalam cari ini air limbah dikontakkan dengan oksigen melalui pemutaran baling-baling yang kemudian diletakkan pada permukaan air limbah.
DESALINASI

Desalination atau desalinization adalah proses yang menghilangkan kadar garam berlebih dalam air untuk mendapatkan air yang dapat dikonsumsi binatang , tanaman dan manusia . Seringkali proses ini juga menghasilkan garam dapur sebagai hasil sampingan.

Dua metode yang paling banyak digunakan adalah Reverse Osmosis (47,2%) dan Multi Stage Flash (36,5%).

Pada kehidupan modern seperti saat ini, proses desalinasi difokuskan pada pengembangan cara yang efektif untuk menyediakan air bersih untuk digunakan di wilayah yang memiliki keterbatasan air. Desalinasi pada skala besar biasanya menggunakan sejumlah besar energi dan infrastruktur spesialis, sehingga sangat mahal dibandingkan dengan penggunaan air tawar dari sungai atau air tanah.

DESTILASI

Destilasi adalah suatu proses pemisahan campuran yang didasarkan dari perbedaan tingkat votalititas ( kemudahan suatu zat untuk menguap ) pada suhu dan tekanan tertentu.destilasi merupakan proses fisika dan tidak terjadi adanya proses kimia selama proses berlangsung.

KOAGULAN

Koagulan adalah zat kimia yang menyebabkan destabilisasi muatan negatif partikel di dalam suspensi.Zat ini merupakan donor muatan positif yang digunakan untuk menstabilisasi muatan negatif partikel.

FILTERASI

Adalah suatu proses penjernihan air dengan cara menghambat partikel kotoran agar tidak terus mengikuti aliran air.Filterasi biasanya menggunakan Housing Filter atau Media filter lainnya yang berfungsi utama menghambat partikel kotoran di dalam air.

DESINFEKSI

Desinfeksi adalah suatu proses untuk membunuh kuman atau bakteri.menggunakan ultraviolet atau penambahan senyawa kimia di dalam air dan ozonasi merupakan beberapa cara untuk desinfeksi terhadap air.